Pengertian Istifal, Cara Membaca, Huruf, dan Contohnya di al-Qur’an


Mengerti sifat huruf adalah hal penting yang perlu dipelajari ketika membaca Quran. Salah satu macam sifat huruf hijaiyah itu ada yang disebut dengan istifal. Lantas, apa sebenarnya pengertian istifal, cara membaca, huruf, dan contohnya di al-Qur’an? Berikut ini ulasannya.

Istifal


Istifal sering disandingkan dengan isti’la’. Pasalnya dua sifat ini adalah dua sifat yang saling bertolak belakang. Jika istifal artinya merendahkan-dan ini adalah makna istifal dari segi bahasa, maka isti’la’ adalah artinya naik.

Bagaimana penjelasan istifal secara istilah? Secara istilah, istifal didefinisikan dengan melebarkan lidah jauh dari langit-langit ketika tengah mengucapkan huruf-huruf istifal. Jauh dari langit-langit artinya merendah hingga dekat pada bagian mulut bawah.

Cara Membaca Istifal


Huruf hijaiyah istifal dibaca dengan menjauhkan lidah dari langit-langit. Lidah cenderung melebar semacam alas pada rongga mulut bagian bawah. Cara ini tentu sangat berbeda dengan cara baca huruf lawan dari istifal. Huruf isti’la’ dibaca dengan mendekatkan lidah ke langit-langit.

Dalam kitab-kitab hukum tajwid juga disebutkan, sifat istifal dimiliki oleh tarqiq. Artinya, setiap huruf istifal selalu dibaca tipis atau tarqiq. Atau dibaca secara ramping. Mulut tidak akan menjadi penuh ketika mengucapkan huruf-huruf yang tarqiq.

Huruf Istifal


Sudah ditulis di atas, bahwa huruf yang sudah mempunyai sifat isti’la’ tidak akan mempunyai sifat istifal. Lantas apa saja huruf-huruf yang mempunyai sifat istifal? Berikut ini huruf-hurufnya:

  1. Huruf tsa’. Selain mempunyai sifat istifal, huruf ini juga mempunyai sifat hams, rokhowah, infitah, juga ishmat.
  2. Huruf ba’. Huruf ini mempunyai sifat istifal, jahr, syiddah, infitah, idzlaq, juga qalqalah.
  3. Huruf ta’. Huruf ta’ mempunyai istifal, hams, syiddah, infitah, juga ishmat.
  4. Huruf ‘ain. Selain istifal, sifat yang dimiliki huruf ‘ain adalah sifat jahr, pertengahan antara syiddah dan rokhowah, infitah, juga ishmat.
  5. Huruf za’. Huruf ini mempunyai sifat istifal, jahr, rokhowah, infitah, ishmat, juga shofir.
  6. Huruf mim. Selain istifal, huruf ini mempunyai sifat jahr, tawasuth, infitah, juga idzlaq.
  7. Huruf Nun. Adalah menjadi bagian ulasan pengertian istifal, cara membaca, huruf, dan contohnya di al-Qur’an, menyebut sifat-sifat huruf nun. Huruf nun mempunyai sifat istifal, infitah, idzlaq, juga tawasuth antara rokhowah dan syiddah.
  8. Huruf ya’. Sifat huruf ya’ adalah istifal. Selain itu ada sifat lain yang juga dimiliki ya’, yaitu: sifat jahr, rokhowah, infitah, juga ishmat. Menariknya, jika huruf ini dimatikan dan sebelumnya adalah huruf dengan harakat fathah, huruf ya’ juga akan mempunyai sifat layn.
  9. Huruf jim. Huruf jim mempunyai sifat istifal, jahr, syiddah, infitah, juga qalqalah.
  10. Huruf wawu. Wawu merupakan huruf yang mempunyai sifat istifal. Tetapi, huruf ini juga mempunyai sifat jahr, rakhawah, infitah, dan ishmat. Menariknya, jika huruf wawu ini mati, sedang sebelumnya terdapat huruf yang menyandang harakat fathah, maka huruf wawu akan mempunyai satu sifat lagi. Sifat tersebut adalah sifat layn.
  11. Huruf dal. Huruf dal adalah bagian dari huruf yang mempunyai sifat istifal. Namun, dal juga mempunyai sifat lain. Sifat tersebut adalah sifat jahr, syiddah, infitah, ishmat, juga qalqalah.
  12. Huruf cha’. Tidak hanya mempunyai sifat istifal, huruf ini juga mempunyai sifat hams, rokhowah, infitah, juga ishmat.
  13. Huruf ra’. Huruf ra’ mempunyai sifat istifal, jahr, tawasuth, infitah, idzlaq, inhiraf, juga tikrar.
  14. Huruf fa’. Sifat huruf fa’ adalah istifal, hams, rokhowah, infitah, juga idzlaq.
  15. Huruf ha’. Sifat huruf ha’ adalah istifal, hams, rokhowah, infitah, juga ishmat.
  16. Huruf hamzah. Selain istifal, sifat huruf ini adalah jahr, syiddah, infitah, juga ishmat.
  17. Huruf dzal. Huruf ini mempunyai sifat istifal, jahr, rakhawah, infitah, juga ishmat.
  18. Huruf sin. Selain istifal, huruf sin juga mempunyai sifat hams, rokhowah, infitah, ishmat, juga shofir.
  19. Huruf lam, sifatnya adalah istifal, infitah, tawasuth, jahr, idzlaq, juga inhiraf.
  20. Huruf syin. Sifatnya adalah istifal, hams, rokhowah, infitah, ishmat, juga tafasyi.
  21. Huruf kaf. Sifatnya adalah istifal, hams, syiddah, infitah, juga ishmat.

Contoh Bacaan Istifal


Dalam lafadz يَعْمَلُون, Anda akan rasakan bagaimana lidah turun ke dasar mulut ketika mengucapkan huruf ya’. Demikian juga ketika mengucapkan huruf ‘ain yang mati, huruf mim, juga lam. Semua itu dapat Anda rasakan dengan mengucapkannya pelan.

Demikian ulasan tentang pengertian istifal, cara membaca, huruf, dan contohnya di al-Qur’an. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan wawasan, pengetahuan, serta bermanfaat ya bagi pembaca sekalian. Salam.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian Istifal, Cara Membaca, Huruf, dan Contohnya di al-Qur’an"

Posting Komentar